Jungkat-Jungkit

Jungkat-Jungkit Merilis “Rain And Memories”

Bagi band asal Solo ini, hujan dan memori adalah sahabat dekat.

Karya adalah muara puncak dari olah rasa, pikir dan perjalanan dari seorang pengkarya, termasuk karya dalam bermusik. Musik adalah perjalanan yang ditempuh oleh Jungkat-Jungkit melalui lagu sebagai muara atas penciptaan karyanya.

“Rain And Memories” ialah salah satu rangkaian single setelah “Lengkung Pelangi” yang dirilis 11 Agustus 2021 lalu. Lagu ini akan menjadi jembatan Jungkat-Jungkit dalam prosesnya merilis full album di akhir tahun nanti.

Jungkat-Jungkit - Rain and Memories
Artwork Rain and Memories

Lagu “Rain And Memories” ditulis oleh Jungkat-Jungkit sejak 2016 yang lalu. Awalnya lagu ini ditulis Safina Nadisa bukan sebagai bagian dari karya Jungkat-Jungkit,  namun seiring berkembangnya waktu, Said Abdullah merasa “Rain And Memories” memiliki “rasa” yang sejalan dengan Jungkat-Jungkit. Pada akhirnya lagu ini direkam tahun 2018 di Jogja Audio School dan difinalisasi oleh Pregnant Pause Records pada akhir tahun 2020.

Bagi Jungkat-Jungkit, hujan dan memori adalah sahabat dekat. Bagaimana hujan dapat membawa ingatan pada masa lampau tentang apapun. Seperti contoh, Said Abdulah selalu membayangkan minggu pagi masa kecil ketika ia melihat serta mencium  aroma tanah basah sehabis hujan. Atau ingatan Safina Nadisa, yang selalu merasa takut akan hujan deras sebelum  akhirnya berdamai dengan itu. Hujan dapat membawa manusia melintasi ingatan ingatan, baik menyedihkan, membahagiakan, dan ingatan-ingatan lainnya.

Dalam single-nya kali ini, Jungkat-Jungkit bekerjasama dengan “Nanang” Khalilurrahman. Seorang artworker, musisi, dan anggota Ambiur Puppet di Florence, Italy. Selain itu, Adi Noor Akbar kemudian berperan dalam digitalisasi dan font design dari artwork single ini.

“Rain And Memories” sudah tersedia di seluruh digital music platform pada 29 September 2021 dan dapat di request di radio-radio.

***

Jungkat-Jungkit
Said Abdullah dan Safina Nadisa

Said Abdullah dan Safina Nadisa adalah dua orang musisi yang memiliki ketertarikan dan selera terhadap musik Folk dan Blues, meskipun perjalanan musik mereka berdua berbeda. Bertemu di komunitas Blues Kota Solo, keduanya saling kenal. Kemudian Agustus 2013 mereka memilih untuk membentuk duo akustik bernuansa bluesy. Mereka bersepakat memilih Jungkat-Jungkit sebagai nama duo dengan filosofi keseimbangan.

Banyak panggung sudah dilalui oleh Jungkat-Jungkit baik di dalam dan di luar negeri. Tak hanya format duo, dengan Said pada lead guitar / backing vocal / harmonica dan Adis pada rhythm guitar / lead vocal, mereka terkadang tampil dengan format full band bersama additional players.

More Stories
Monkey to Millionaire
Monkey to Millionaire Merilis “YOU”