Sounds Project
BIMA

BIMA: Beda Iman itu Pahit

Sebuah kisah kasih beda iman dalam balutan folk minimalis.

Seorang singer-songwriter pendatang baru dari Jakarta, BIMA, baru saja melangkahkan kakinya di skena musik Indonesia. Sebuah single berjudul “Beda Iman” menjadi pendandanya. Dirilis pada Jumat (24/6) di bawah MW Records Indonesia, lagu ini merupakan titik awal BIMA berkarya dan meramaikan industri musik Indonesia.

Alih-alih menyajikan aransemen musik yang kompleks, lagu “Beda Iman” dihadirkan dalam aransemen folk yang sederhana dengan lirik yang “dalam” sebagai kekuatan utama lagu ini.

“Gue emang pengen orang fokus sama liriknya,” ujar BIMA.

Beda Iman - BIMA

Sesuai dengan judulnya, lagu ini bercerita tentang hubungan beda agama. Liriknya ditulis berdasarkan kisah pribadi Bima yang sempat menjalani hubungan beda agama dengan kekasihnya.

“Waktu itu gue ngerasain banget kalau perbedaan agama itu jadi salah satu tembok penghalang di hubungan tersebut,” kenang Bima.

Mengenai proses kreatif dan rekaman, seluruh pengerjaan lagu ini dikerjakan sendiri oleh BIMA di kamarnya, kecuali untuk rekaman vokal, mixing, dan mastering dikerjakan di A2 Music Studio, Jakarta.

Lantas, bagaimana harapan BIMA dengan debut single-nya kali ini?

“Gue excited sekaligus deg-degan sih dengan rilisnya lagu ini. Mudah-mudahan karya gue ini bisa diterima dan jadi pembuka jalan buat karir musik gue,” harap BIMA.

Well, layar sudah terkembang, dan perahu siap melaju. Mari kita doakan agar lagu “Beda Iman” ini bisa membawa BIMA mengarungi samudera industri musik Indonesia yang penuh gelombang ini dengan selamat sukses.

Lagu “Beda Iman” sudah bisa didengarkan di seluruh digital streaming platform

 

More Stories
Sunwich
Sunwich Merilis “The Bended Man”